CODE Meter : Alat Ukur Kadar CO Dan Dew Point Pada Kompresor Medis
Files
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kompresor medis merupakan sebuah alat penting yang terdapat pada rumah sakit yang berfungsi untuk memfilter dan mengalirkan udara medis kepada pasien. Sebelum masuk ke tahap filtrasi, udara medis akan melalui proses pengeringan terlebih dahulu untuk menurunkan kandungan uap air yang terdapat pada udara medis. Setelah melalui proses pengeringan maka akan dilanjutkan dengan filtrasi udara agar udara yang disalurkan kepada pasien nantinya aman untuk dihirup. Walaupun pada kompresor medis sudah dilakukan proses filtrasi udara, kita tetap perlu memperhatikan kembali kandungan dew point yang kemungkinan masih berlebih dari hasil filtrasi tersebut dan kadar CO yang bisa saja dihasilkan oleh kompresor pada saat bekerja. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini penulis membuat sebuah alat ukur kadar CO dan dew point yang bernama CODE Meter (CO dan Dew Point Meter) pada kompresor medis. Alat ukur ini digunakan untuk memonitoring kadar CO dan dew point yang dihasilkan setelah proses filtrasi udara medis. Sensor yang digunakan adalah MQ-7 untuk mendeteksi kadar gas CO dan DHT22 untuk mendeteksi kadar dew point. Kemudian digunakan Arduino Uno sebagai mikrokontroler serta komponen-komponen pendukung lainnya agar alat dapat berfungsi dengan baik. Terdapat beberapa metode yang digunakan untuk melakukan uji coba pada alat ukur ini, yaitu kalibrasi sensor MQ-7, kalibrasi sensor DHT22, pengujian box sensor, dan monitoring data pada LCD ketika alat dipasangkan ke mesin kompresor. Dari hasil pengujian yang dilakukan, hasil kalibrasi sensor MQ-7 sebagai pengukur CO menunjukkan tingkat akurasi sebesar 82,3%. Dari hasil kalibrasi sensor DHT22 sebagai pengukur dew point menujukkan tingkat akurasi parameter suhu sebesar 99,78% dan parameter kelembaban udara sebesar 85,6%. Terdapat beberapa aspek yang mempengaruhi alat yang dibuat ini yaitu aspek medis yang dapat membantu pihak medis dapat mengetahui kadar CO dan dew point sudah sesuai dengan standar atau belum dan aspek ekonomi karena biaya untuk membuat alat ini cukup terjangkau atau tidak lebih dari Rp1.000.000.