<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Larutan Cuka Terhadap Tahan Luntur Warna Kain Ecoprint Hasil Teknik Pounding dengan Fiksasi Tunjung

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Ecoprint merupakan sebuah teknik cetak pewarnaan kain dengan bahan alami yang cukup sederhana namun dapat menghasilkan motif yang unik dan otentik. Metode yang dapat digunakan adalah teknik kukus (steaming) dan teknik pukul (pounding). Sejalan dengan ini ditemukan hasil yang kurang maksimal apabila menggunakan fiksasi tawas. Disamping itu, belum banyak penelitian yang membahas tentang fiksasi tunjung pada ecoprint. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh larutan cuka terhadap kain ecoprint dengan fiksasi tunjung. Adapun daun yang digunakan adalah daun jati, lanang, kates jepang dan singkong, baik yang sudah direndam cuka maupun yang tidak direndam cuka. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah mordant kain, teknik pukul (pounding) dan fiksasi tunjung. Setelah dilakukan pengujian tahan luntur warna diperoleh hasil bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rendam cuka dan tanpa cuka, seperti nilai R% pada daun jati sebesar 3,88% (rendam cuka) dan 2,11% (tanpa cuka). Hasil pengujian tahan luntur warna terhadap pencucian sabun yang paling baik adalah daun lanang rendaman cuka dengan nilai 4-5 (baik) dan daun kates jepang tanpa cuka dengan nilai 4-5 (baik). Hasil pengujian tahan luntur warna terhadap panas setrika yang paling baik adalah daun lanang rendaman cuka dengan nilai 5 (baik sekali) dan daun kates jepang tanpa cuka dengan nilai 5 (baik sekali). Hasil pengujian tahan luntur warna terhadap sinar matahari yang paling baik adalah daun jati rendam cuka dengan nilai 5 (baik sekali) dan daun lanang tanpa cuka dengan nilai 5 (baik sekali).

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By