<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Upah, Investasi, IPM dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pengangguran di Pulau Jawa dan Bali Tahun 2016-2023

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pengangguran merupakan salah satu masalah utama dalam pembangunan ekonomi di Indonesia, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Pulau Jawa dan Bali. Ketidakseimbangan antara pertumbuhan angkatan kerja dan ketersediaan lapangan kerja menyebabkan tingginya tingkat pengangguran terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah, investasi, indeks pembangunan manusia (IPM), dan pengeluaran pemerintah terhadap tingkat pengangguran di Pulau Jawa dan Bali pada periode 2016–2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel dari tujuh provinsi dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan Fixed Effect Model yang dipilih melalui uji Chow dan uji Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel upah berpengaruh signifikan negatif terhadap tingkat pengangguran dengan nilai Prob. Sebesar 0.000 artinya kenaikan upah minimum cenderung menurunkan pengangguran. Sementara itu, variabel investasi dan pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di Provinsi yang ada di Pulau Jawa dan Bali. Indeks pembangunan manusia (IPM) justru menunjukkan pengaruh signifikan positif dengan nilai Prob. Sebesar 0.000 yang mengindikasikan bahwa peningkatan IPM tidak serta-merta menurunkan pengangguran karena tidak diimbangi dengan penciptaan lapangan kerja yang sesuai dengan kualitas tenaga kerja. Secara simultan, seluruh variabel independen dalam penelitian ini berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di Pulau Jawa dan Bali.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By