Hubungan Kejadian Skabies dengan Konsentrasi dan Prestasi Belajar SMP Baitul Izza Kabupaten Tulungagung
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang : Skabies merupakan penyakit akibat infestasi Sarcoptes scabiei var. hominis. Manifestasi utama skabies berupa pruritus nokturna dapat mengganggu kualitas tidur, menyebabkan kelelahan, dan menurunkan konsentrasi serta prestasi belajar. Kurangnya higienitas dan pengetahuan siswa berisiko meningkatkan kejadian skabies. Penelitian terkait skabies pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih terbatas sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mencegah penyebaran skabies pada anak sekolah. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan kejadian skabies dengan prestasi belajar dan mengetahui perbedaan prestasi belajar antara siswa skabies dan tidak skabies Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 82 siswa. Skrining skabies dilakukan menggunakan instrumen DeSkab, sedangkan prestasi belajar dinilai berdasarkan rerata nilai Ujian Tengah Semester (UTS) ganjil. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan SPSS. Hasil : Dari 82 siswa, 35 (42,7%) siswa curiga skabies dan 47 (57,3%) siswa tidak skabies. Skabies cenderung menyerang siswa laki-laki sebanyak 22 anak (66,1%). Berdasarkan hasil uji Chi square, didapatkan p-value = 0.304 (P>0,05). Hasil uji Mann whitney dengan hasil nilai p-value = 0,307 (P>0,05) Simpulan : Skabies tidak berhubungan secara signifikan dengan prestasi belajar siswa di SMP Baitul Izza Kabupaten Tulungagung dan tidak terdapat perbedaan prestasi belajar yang bermakna antara siswa dengan status curiga skabies dan siswa yang tidak skabies.