<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Simulasi Perubahan Jumlah Baterai pada Solar Cell di Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Konsumsi energi listrik selama ini didominasi oleh energi fosil yang jumlahnya terbatas, penggunaan energi terbarukan sebagai produksi energi listrik di Indonesia bukanlah hal baru. Selain mengurangi emisi karbon, penggunaan energi terbarukan khususnya solar cell dapat memanfaatkan sinar matahari yang jumlahnya tidak terbatas. Di FTI UII sendiri penggunaan solar cell sudah diterapkan dengan sistem hybrid antara solar cell dengan grid. Seringkali pada penggunaan pembangkit hybrid on grid konsumsi energi listrik tidak stabil dan tidak terpenuhi secara maksimal atau produksi energi dari pembangkit yang terbuang karena sudah memenuhi kebutuhan beban. Proyektor yang terpasang pada 36 ruangan di FTI UII mengkonsumsi energi yang tidak stabil, jika memahami pola konsumsi daya dari proyektor, jam kerjanya tidak menentu karena mengikuti kegiatan belajar-mengajar yang ada di FTI UII. Memahami kebutuhan beban serta produksi energi listrik yang dihasilkan oleh sistem PV (Photovoltaic) merupakan hal yang penting untuk menentukan kebutuhan ruang penyimpanan pada sistem itu sendiri. Seringkali pada kondisi lapangan sistem mengalami gangguan berupa trip, kemungkinan yang terjadi yaitu kapasitas baterai atau rangkaian pada sistem. Oleh karena itu, tujuan utama dari studi ini adalah untuk mengembangkan strategi dalam mengurangi produksi energi PV yang terbuang dan memahami kebutuhan penyimpanan baterai. Penelitian ini membandingkan jumlah baterai yang jenis dan kapasitasnya sama dengan baterai yang sudah terpasang terhadap produksi energi PV yang terbuang. Produksi energi yang terbuang diukur dari kebutuhan beban yang sesuai dengan kapasitas baterai untuk mendapatkan sistem yang optimal. Data konsumsi energi berasal dari SolaX Portal yang kemudian diolah menggunakan HOMER Pro dengan parameter pada Sistem Hybrid Solar Cell FTI UII. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada inverter 1 dan 2 kebutuhan baterai kurang dari yang seharusnya dipasang jika ingin memenuhi kebutuhan beban yang ditopang oleh sistem. Penambahan jumlah baterai juga berpengaruh terhadap electrical sistem, baterai, dan ekonomi. Berdasarkan simulasi, penambahan jumlah baterai dinilai lebih efektif dan layak karena dapat mengurangi gangguan yang terjadi, memenuhi kebutuhan kapasitas baterai yang sesuai dengan sistem, mengurangi biaya operasional dan penggantian yang diakibatkan dari kerusakan sistem.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By