<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Kegagalan Meksiko terhadap Cedaw dalam Penanganan Femicide pada Pemerintahan Presiden Andres Manuel Lopez Obrador 2019-2021

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women lahir dari fenomena diskriminasi terhadap perempuan yang terjadi di berbagai belahan dunia. Sebagai salah satu negara yang meratifikasi CEDAW, tentu Meksiko berkewajiban untuk mematuhi dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam CEDAW untuk memerangi kasus diskriminasi terhadap perempuan terlebih untuk kasus femicide yang terjadi di negaranya. Namun, Meksiko dibawah pemerintahan Andres Manuel Lopez Obrador atau AMLO justru menunjukkan adanya peningkatan kasus femicide yang mengarah pada ketidakpatuhan Meksiko pada hukum internasional. Adapun teori yang digunakan untuk melihat sebab dari ketidakpatuhan tersebut adalah dengan menggunakan Non-compliance theory dari Chayes yang menjelaskan bahwa ketidakpatuhan dapat terjadi karena adanya permasalahan manajerial yang meliputi 3 indikator yakni Ambiguity, Limitation on Capacity dan The Temporal Dimension.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By