Desain Framework Manajemen Risiko Berbasis Iso 31000 Dan Scor Model
| dc.Identifier.NIM | 18916119 | |
| dc.contributor.advisor | Dr. Taufuq Immawan, S.T., M.M. | |
| dc.contributor.advisor | Agus Mansur, S.T., M.Eng.Sc. | |
| dc.contributor.author | MIRGA MAULANA RACHMADHANI | |
| dc.date.accessioned | 2022-08-29T02:13:11Z | |
| dc.date.available | 2022-08-29T02:13:11Z | |
| dc.date.issued | 2022-04-13 | |
| dc.description.abstract | Pada setiap usaha industri besar, menengah maupun kecil pasti terdapat risiko yang terjadi didalam proses bisnisnya. Sedangkan risiko tidak dapat dihilangkan secara menyeluruh namun dapat diatasi dengan menerapkan manajemen risiko sebagai solusi dalam mengatasi risiko yang terjadi. Penelitian yang dilakukan pada salah satu IKM di daerah Bantul Yogyakarta yaitu IKM Rajut Bamboo merupakan usaha kerajinan yang memanfaatkan bambu sebagai bahan utama dari produk yang dihasilkan. Adapun permasalahan yang sering terjadi yaitu keterlambatan pengiriman, kerusakan produk, dan lain sebagainya. Framework manajemen risiko menjadi salah satu peran penting dalam proses penelitian ini. Oleh sebab itu peniliti melakukan suatu pendekatan menggunakan metode ISO 31000:2009 dan SCOR Model dalam membuat usulan framework sebagai peningkatan kinerja manajemen risiko. Berdasarkan framework usulan yang telah dibuat, proses identifikasi risiko pada IKM Rajut Bamboo, terdapat 32 risiko pada proses bisnisnya. Kemudian dilakukan pemetaan pada peta risiko, terdapat 7 risiko dengan kode risiko D3, D9, M2, P5, D2, M6, dan A1 berada pada kategori high risk (zona merah), kemudian 13 risiko dengan kode risiko S2, P4, D1, D7, S1, D6, D10, R5, A2, P2, M1, M3, dan D8 berada pada kategori medium risk (zona kuning), lalu 12 risiko dengan kode risiko M4, M5, D5, R4, P1, P3, R2, R3, S3, D4, R1, dan R6 berada pada kategori low risk (zona hijau). Usulan mitigasi risiko dilakukan terhadap 7 risiko dengan kategori high risk. Hasil mitigasi risiko tersebut didapatkan pada kode risiko D3, M2, P5, dan A1 turun menjadi kategori medium risk, kemudian pada kode risiko D9, D2, dan M6 turun menjadi kategori low risk. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/38882 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | ISO 31000:2009 | en_US |
| dc.subject | SCOR, Framework | en_US |
| dc.subject | Manajemen Risiko | en_US |
| dc.subject | Industri Kecil Menengah | en_US |
| dc.title | Desain Framework Manajemen Risiko Berbasis Iso 31000 Dan Scor Model | en_US |