<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Penggunaan Kortikosteroid pada Pasien Anak di RSA UGM

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Kortikosteroid merupakan obat antiinflamasi poten yang banyak digunakan pada kasus pediatri. Namun, penggunaan kortikosteroid pada anak memiliki risiko efek samping serius, seperti gangguan pertumbuhan dan supresi adrenal, jika tidak digunakan secara tepat. Evaluasi penggunaan obat diperlukan untuk menjamin efektivitas dan keamanan terapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan kortikosteroid serta mengevaluasi rasionalitas penggunaannya berdasarkan parameter tepat indikasi, tepat obat, tepat pasien, dan tepat dosis pada pasien anak di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Pengambilan data dilakukan terhadap rekam medis pasien anak yang menerima terapi kortikosteroid pada periode Januari – Desember 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil : Sebanyak 131 pasien memenuhi kriteria inklusi. Karakteristik pasien didominasi oleh laki-laki (52%) dan kelompok usia balita/1–5 tahun (92%). Diagnosis utama terbanyak adalah Pneumonia (25,2%). Jenis kortikosteroid yang paling banyak digunakan adalah Methylprednisolone (65,5%) dengan rute intravena (69%). Hasil evaluasi rasionalitas menunjukkan tepat indikasi sebesar 79,4%, tepat obat 100%, tepat pasien 100%, dan tepat dosis 55,9%. Ketidaktepatan dosis didominasi oleh kategori dosis lebih (44,1%). Kesimpulan: Penggunaan kortikosteroid pada pasien anak di Instalasi Rawat Inap RSA UGM belum sepenuhnya rasional, terutama pada aspek ketepatan indikasi dan ketepatan dosis yang masih memerlukan evaluasi lebih lanjut.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By