<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Tingkat Pengetahuan Akseptor Kb Suntik Dmpa Terhadap Keputusan Pemilihan Alat KB Suntik DMPA Di Wilayah Kerja Unit Pelayanan PKBI Cabang Jepara Pada Tahun 2012

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

menurut Dinkes Jateng, 2012. Suntik merupakan metode kontrasepsi yang paling banyak diminati peserta KB Baru. Di Jepara sendiri juga KB suntik menjadi metode yang paling sering dipilih yakni 20.520 peserta aktif. Tujuan: Mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan akseptor KB Suntik DMPA terhadap keputusan pemilihan alat KB Suntik DMPA di wilayah kerja unit pelayanan PKBI cabang Jepara pada tahun 2012. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan case control. Populasi adalah seluruh akseptor KB aktif sejak 2012 yang memakai alat kontrasepsi suntik DMPA di wilayah kerja unit pelayanan PKBI cabang jepara, yakni 20.520 peserta aktif. Dengan bantuan random sampling dan menggunakan data primer dengan media kuesioner. Hasil: Berdasarkan Nilai-P sebesar 0.001 artinya secara statistik ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan akseptor KB suntik DMPA terhadap pengambilan keputusan memilih alat KB Suntik DMPA. Dengan nilai OR=3.339 berarti akseptor KB dengan tingkat pengetahuan cukup memiliki kecenderungan 3.339 kali memilih KB Suntik DMPA dibandingkan orang bertingkat pengetahuan baik. Serta diketahui Akseptor KB dengan pengetahuan kurang cenderung memilih alat KB berupa KB suntik DMPA sebesar 1.961 kali dibanding orang berpengetahuan baik. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan akseptor KB Suntik DMPA terhadap keputusan pemilihan alat KB Suntik DMPA di wilayah kerja unit pelayanan PKBI cabang Jepara pada tahun 2012.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By