<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Tindakan Kekerasan Penyidik Pada Proses Pemeriksaan Tingkat Penyidikan dalam mengungkap Kebenaran Tersangka Ditinjau dari Perspektif Psikologi Hukum (Studi di Polres Kebumen)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Hingga kini, kultur budaya penggunaan tindakan kekerasan di tubuh institusi kepolisian khususnya oleh penyidik masih sering terjadi. Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menunjukkan bahwa penggunaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh polisi mengalami peningkatan setiap tahunnya. Penggunaan tindakan kekerasan tersebut banyak ditemukan pada proses pemeriksaan tersangka. Penelitian ini akan membahas tentang penggunaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh penyidik kepolisian untuk mengungkap pengakuan tersangka di Polres Kebumen ditinjau dari perspektif Psikologi hukum dan untuk mengetahui peran ilmu psikologi hukum dalam penegakan hukum pada proses pemeriksaan tingkat penyidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode empiris, teknik pengumpulan data yaitu dengan melakukan wawancara dengan subjek penelitian yaitu penyidik kepolisian Sat. Reskrim Polres Kebumen, tersangka dan psikolog. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan kekerasan masih digunakan pihak penyidik kepolisian untuk mengungkap pengakuan tersangka. Hal tersebut terpaksa dilakukan penyidik karena tersangka tidak kooperatif pada saat diperiksa. Berdasarkan hasil wawancara dengan penyidik Sat. Reskrim Polres Kebumen, penggunaan ilmu psikologi hukum belum sepenuhnya diterapkan karena kurangnya pengetahuan polisi mengenai ilmu tersebut. Padahal, jika ilmu psikologi hukum dapat diterapkan dengan baik, hal tersebut bisa membantu penyidik dalam memeriksa tersangka tanpa menggunakan tindakan kekerasan.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By