<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Dukungan Sosial dengan Ketidakpuasan Terhadap Bentuk Tubuh Pada Emerging Adult Sebagai Pengguna Instagram

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Instagram menjadi salah satu media sosial yang paling banyak digunakan. Instagram dapat mempengaruhi individu dalam menilai tubuh mereka, karena adanya kecenderungan untuk membandingkan bentuk tubuh sendiri dengan tubuh- tubuh yang terlihat dalam unggahan di Instagram. Dukungan sosial memiliki potensi untuk mengurangi ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh, tetapi hubungan ini seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengaruh media, standar kecantikan yang tidak realistis, dan pola pikir individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara dukungan sosial dan ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh pada remaja pengguna media sosial Instagram. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pengaruh signifikan perkembangan media sosial terhadap diri remaja, yang mengakibatkan banyak remaja laki-laki dan perempuan merasa tidak puas dengan diri mereka sendiri. Hipotesis penelitian ini adalah tidak adanya hubungan negatif antara dukungan sosial dan ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh pada remaja pengguna media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 98 remaja. Instrumen yang digunakan adalah skala yang diadaptasi dari Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire (MBSRQ-AS) yang dikembangkan oleh Cash (2002) dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang dikembangkan oleh Zimet et al. (1988). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan negatif antara dukungan sosial dan ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh pada remaja pengguna media sosial Instagram, berdasarkan analisis korelasi pearson dengan nilai r= -0.145 dan p= 0.078 (p>0.05). Pada subjek berjenis kelamin laki-laki, terdapat hubungan negatif yang signifikan dengan nilai r= -0.263 dan p=0.039 (p<0.05). Kemudian analisis korelasi pearsone dimensi dukungan dari orang yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan dengan nilai r= -195 dan p= 0.027 (p<0.05). Sehingga dapat disimpulan bahwa hipotesis pada penelitian ini ditolak, pada pada remaja laki-laki dan dimensi dukungan dari orang yang berarti terdapat hasil diterima.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By