<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Tingkat Kesiapan Digitalisasi UMKM Makanan dan Minuman di DIY Menggunakan Metode Multi Criteria Decision Making dalam Transformasi Industri 5.0

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Transformasi menuju Industri 5.0 mendorong UMKM untuk tidak hanya mengadopsi teknologi digital, tetapi juga menerapkannya berdasarkan prinsip Human-Centricity, Sustainability, dan Resilience. Penelitian ini bertujuan menyusun dan memvalidasi instrumen pengukuran kesiapan digitalisasi UMKM berbasis Industri 5.0, menganalisis tingkat kesiapan digitalisasi UMKM makanan dan minuman di Daerah Istimewa Yogyakarta, serta menyusun rekomendasi strategi peningkatan kesiapan digitalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung wawancara dengan melibatkan 100 UMKM makanan dan minuman yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian dikembangkan berdasarkan tiga dimensi Industri 5.0 menjadi 15 indikator, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya, dilakukan pembobotan menggunakan metode CRITIC, pemeringkatan menggunakan metode TOPSIS, serta analisis akar permasalahan menggunakan Root Cause Analysis melalui diagram fishbone sebagai dasar penyusunan framework rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator dinyatakan valid dan reliabel sehingga layak digunakan untuk mengukur kesiapan digitalisasi UMKM berbasis Industri 5.0. Hasil pembobotan CRITIC menghasilkan bobot indikator pada rentang 0,058–0,083, sedangkan hasil TOPSIS menunjukkan nilai preferensi (Vi) pada rentang 0,110–1,000. Berdasarkan klasifikasi tingkat kesiapan digitalisasi, sebanyak 11% UMKM berada pada kategori Belum Siap, 36% Cukup Siap, 43% Siap, dan 10% Sangat Siap. Berdasarkan hasil pembobotan CRITIC, analisis TOPSIS, wawancara, dan Root Cause Analysis, rekomendasi difokuskan pada penguatan Digital Capability, Digital Recruitment & Development, Digital Documentation, Data Utilization for Decision Making, Food Waste Reduction, Data Backup, Technology Adaptability, dan Digital Supply Chain Resilience melalui kolaborasi antara pelaku UMKM, pemerintah, dan perguruan tinggi untuk mendukung implementasi Industri 5.0.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By