Pendidikan Karakter Disiplin Melalui Pembiasaan Shalat Fardhu Berjamaah dan Mandi Sebelum Subuh di Madrasah Tahfidz Putri Anak Krapyak Yogyakarta
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Pendidikan karakter merupakan hal yang sangat penting untuk
ditanamkan pada anak sejak dini. Berdasarkan UU No 20 tahun 2003 tentang
sisdiknas pasal 1 ayat 1 yang menyebutkan bahwa guru harus dapat
melaksanakan pembelajaran yang mengarahkan peserta didiknya secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan,
pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan
lainnya yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Fokus dalam
pendidikan karakter didunia pendidikan yaitu dengan menanamkan pembiasaan
baik sejak dini yang akan membuat karakter anak tersebut baik. Terutama
karakter disiplin pada anak itu harus dilatih lebih awal karena untuk
melaksanakan karakter baik lainnya, anak harus bisa menertibkan dirinya sendiri
terlebih dahulu. Namun karakter disiplin tidak terbentuk dengan instan, perlu
adanya pembiasaan yang konsisten. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui bagaimana proses dan implementasi pembiasaan shalat fardhu
berjamaah dan mandi sebelum subuh untuk membentuk karakter disiplin di
Madrasah Tahfidz Putri Anak Krapyak Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini
adalah pembimbing, perwakilan anak setiap kelas dan ketua Madrasah Tahfidz
Putri Anak Krapyak Yogyakarta. Objek penelitian ini berupa pendidikan karakter
disiplin melalui pembiasaan shalat fardhu berjamaah dan mandi sebelum subuh.
Teknik yang digunakan dalam menentukan subjek penelitian ini menggunakan
teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi,
wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembiasaan shalat fardhu
berjamaah dan mandi sebelum subuh di Madrasah Tahfidz Putri Anak
mempengaruhi karakter disiplin dan hasil pencapaian anak baik itu mengaji al-
Qur’an maupun belajar di sekolah. Oleh karena itu, kesimpulan dari penelitian
ini adalah pembiasaan baik yang diterapkan pada anak dapat membentuk
karakter disiplinnya.