Perancangan Purwarupa Dan Pengujian User Experience (Ux) Pada Aplikasi Antrean Rs Puri Yogyakarta Menggunakan Metode User Centered Design
| dc.Identifier.NIM | 17523146 | |
| dc.contributor.advisor | Andhika Giri Persada, S.Kom., M.Eng. | |
| dc.contributor.author | DIAH HANIFAH PUTRI | |
| dc.date.accessioned | 2022-11-30T08:01:10Z | |
| dc.date.available | 2022-11-30T08:01:10Z | |
| dc.date.issued | 2022-07-19 | |
| dc.description.abstract | Aplikasi antrean di rumah sakit adalah layanan ruang tunggu yang memungkinkan pasien mendaftar dan memperoleh nomor ruang tunggu di fasilitas kesehatan rumah sakit. Secara umum, sistem antrean ini memungkinkan pasien untuk masuk ke rumah sakit atau sebagai alternatif ada aplikasi yang membantu dalam mendaftarkan antrean selama pasien masih di rumah. Selain itu perlu adanya aplikasi antrean disebabkan tampilan aplikasi masih berbasis desktop dan dapat memudahkan registrasi pasien di rumah sakit secara cepat dan efisien. Isu- isu inilah yang menjadi fokus penelitian untuk merancang purwarupa dan menguji user experience aplikasi antrean rumah sakit dengan metode UCD. Metode User Centered Design ialah teknik yang dipakai guna mengembangkan sistem yang berfokus pada antarmuka user. UCD memiliki tahapan specify the context of use, specify user and organization requirement, produce design solution, and evaluate design against user requirement. Desain antarmuka menunjukkan elemen yang kompatibel dengan kebutuhan rumah sakit dan dapat meningkatkan layanan masyarakat setempat. Setelah itu, calon pengguna disurvei sebagai bagian dari proses desain prototype, lalu dilanjutkan ke tahap perancangan Hierarchical Task Analysis. Untuk menentukan langkah-langkah supaya menggapai suatu tujuan merupakan tujuan HTA. Hasil dari rancangan antarmuka akan dievaluasi oleh dua, yaitu metode cognitive walkhthrough dan heuristic evaluation. Metode heuristic evaluation ialah evaluasia antarmuka pada satu atau lebih seorang ahli atau profesional. Evaluasi ini dimiliki untuk mengukur kegunaan, efisiensi, dan efektivitas dari antarmuka, menurut Nielsen. Sedangkan cognitive walkhthrough adalah teknik pengujian di mana satu atau lebih penguji memakai berbagai skenario yang dibuat oleh perancang dan mengajukan beberapa pertanyaan dari sudut pandang user. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk desain aplikasi antrean yang dapat mengakomodasi keinginan dan preferensi pengguna. Sebab itu, rencana pembangunan dapat berfungsi secara efektif dan menjadi landasan bagi para peneliti atau pengembang di masa depan. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/40733 | |
| dc.publisher | UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA | en_US |
| dc.subject | User Centered Design | en_US |
| dc.subject | Heuristic Evaluation | en_US |
| dc.subject | Cognitive Walkhthrough | en_US |
| dc.subject | Antrean | en_US |
| dc.subject | User Interface | en_US |
| dc.title | Perancangan Purwarupa Dan Pengujian User Experience (Ux) Pada Aplikasi Antrean Rs Puri Yogyakarta Menggunakan Metode User Centered Design | en_US |