<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Efek Ekstrak Etanol 70% Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Tikus Putih Galur Wistar Yang Dibebani Glukosa

dc.Identifier.NIM07711098
dc.contributor.advisordr. Hj. Erlina Marfianti, M.Sc, Sp.PD dr. Utami Mulyaningrum, M.Sc
dc.contributor.authorPutri, Chori Fadhila
dc.date.accessioned2021-02-16T00:44:53Z
dc.date.available2021-02-16T00:44:53Z
dc.date.issued2011-08-24
dc.description.abstractPrevalensi penyakit degenerative akhir-akhir ini cenderung meningkat secara nyata. Salah satu penyakit degeneratif yang prevalensinya terus meningkat adalah diabetes mellitus (DM). Seiring dengan perubahan zaman, penggunaan tumbuh-tumbuhan sebagai obat-obatan telah mengalami perkembangan, yakni dari yang bersifat empiris ke ilmiah. Perkembangan ini memicu penelitian tumbuh-tumbuhan untuk menemukan obat-obat baru. Salah satunya adalah tumbuhan belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui efek ekstrak etanol 70% buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus putih galur wistar yang dibebani glukosa. Metode Penelitian : Penelitian ini dilakukan dengan metode tes toleransi glukosa oral. Hewan uji yang digunakan 18 ekor tikus putih jantan galur wistar. Hewan uji dibagi dalam 6 kelompok perlakuan, kelompok I adalah kelompok kontrol normal, kelompok II adalah kelompok kontrol negatif, kelompok III adalah kelompok kontrol positif dengan glibenklamid 0,09 mg/200 gBB, kelompok IV, V, VI diberikan ekstrak etanol 70% buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan dosis berturut-turut 0,05; 0,1 ; 0,2 g/200 gBB. Sebelum hewan uji diberi perlakuan, terlebih dahulu diambil darah puasa dihitung sebagai kadar glukosa darah awal. Kemudian hewan uji diberiperlakuan sesuai kelompoknya. Setelah 30 menit, hewan uji diberi pembebanan glukosa 50%, dosis 2,84 g/kg BB (setara 0,568 g/200 g BB). Cuplikan darah diambil dari vena ekor tikus pada menit ke- 0, 15, 30 dan 45 yang dihitung pada setelah perlakuan. Dari data pengukuran kadar glukosa darah kemudian dihitung nilai kadar glukosa dan persentase penurunan kadar glukosa. Hasilnya dianalisis menggunakan One Way Anova dan uji Paired t Test. Hasil: Ekstrak etanol 70% buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan dosis 0,1 g/200 g BB mampu menurunkan kadar glukosa darah tikus putih galur wistar yang dibebani glukosa dengan persentase penurunan kadar glukosa darah pada tikus 34,56% namun persentase penurunan kadar glukosa darah pada tikus tersebut masih dibawah glibenklamid dengan persentase sebesar 35,98%. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol 70% buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dosis 0,1 g/200 g BB mampu menurunkan kadar glukosa darah tikus dengan persentase penurunannya sebesar 34,56%en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/27093
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectbuah belimbing wuluhen_US
dc.subjectEkstrak etanolen_US
dc.subjectDiabetes mellitus (DM)en_US
dc.titleEfek Ekstrak Etanol 70% Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Tikus Putih Galur Wistar Yang Dibebani Glukosaen_US
dc.typeThesisen_US

Files

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: