Pengaruh Saturasi Oksigen (SAO2) dan Kadar Hemoglobin (HB) Terhadap Kejadian Nyeri Kepala Pada Pasien Covid-19 Di RS SMC Kab. Tasikmalaya
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: COVID-19 merupakan penyakit pernapasan menular oleh infeksi virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Nyeri kepala adalah salah satu manifestasi COVID-19 terbanyak, dalam kondisi biasa disebabkan oleh SaO2 dan kadar Hb rendah. Namun, hingga saat ini belum terdapat penelitian yang membahas pada pasien COVID-19. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh SaO2 dan kadar Hb dengan kejadian nyeri kepala pada pasien COVID-19. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Penelitian dilakukan di RS SMC Kab. Tasikmalaya periode Februari hingga November 2021, dengan melibatkan 98 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Pasien COVID-19 yang dirawat di RS SMC Kab. Tasikmalaya didominasi oleh pasien usia 46-65 tahun (40,8%) dan berjenis kelamin perempuan (60,2%). Mayoritas pasien terdapat nyeri kepala (64,3%), SaO2 rendah (69,4%) dan Hb tinggi (72,4%). Hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara SaO2 dengan nyeri kepala (p = 0,000), tetapi tidak terdapat hubungan antara kadar Hb dengan nyeri kepala (p = 0,312). Kesimpulan: SaO2 berpengaruh terhadap kejadian nyeri kepala pada pasien COVID-19, tetapi kadar Hb tidak berpengaruh terhadap kejadian nyeri kepala pada pasen COVID-19.