Analisis Perencanaan Perawatan Mesin Pulverizer E Unit 3 dengan Pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Age Replacement (Studi Kasus: PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya)
| dc.Identifier.NIM | 21522216 | |
| dc.contributor.author | Nazhif, Ahmad Fuad | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-06T07:18:47Z | |
| dc.date.available | 2026-01-06T07:18:47Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.description.abstract | Dalam industri pembangkitan listrik, keandalan mesin dan peralatan sangat penting untuk menjaga kelangsungan proses produksi yang bersifat berkesinambungan. Di PLTU Suralaya, salah satu komponen krusial dalam sistem pembakaran batubara adalah mesin Pulverizer. Berdasarkan data kerusakan dari tahun 2020 hingga 2024, Pulverizer E pada Unit 3 tercatat sebagai unit dengan tingkat kerusakan tertinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dan meningkatkan efektivitas pemeliharaan, dilakukan analisis menggunakan pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM) yang dikombinasikan dengan metode Age Replacement. Tahapan RCM meliputi analisis Functional Block Diagram (FBD), Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Logic Tree Analysis (LTA), dan Task Selection (TS). Hasil FMEA menunjukkan bahwa komponen Pyrite Gate memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 280, yang disebabkan oleh potensi kegagalan berupa kemacetan akibat penumpukan material keras, Oil seal actuator hydrolik Bocor, silinder actuator macet, dan linkage aus. Melalui LTA, Pyrite Gate dikategorikan sebagai komponen yang dapat menyebabkan shutdown namun kegagalannya masih dapat dideteksi, sehingga dalam TS ditetapkan strategi pemeliharaan berbasis penggantian atau perawatan berkala bedasarkan umur atau Time Directed. Selanjutnya, metode Age Replacement digunakan untuk menentukan interval optimal penggantian dan pemeriksaan komponen. Berdasarkan distribusi lognormal dari data kerusakan, diperoleh interval penggantian optimal pada menit ke 30.000 (sekitar 21 hari), serta interval pemeriksaan preventif setiap 354,1202116 menit (sekitar 15 hari). Dengan nilai availability sebesar 0,99274 atau 99,3%. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi risiko kegagalan mendadak, meminimalkan waktu henti tak terduga, serta meningkatkan efisiensi dan keandalan operasional sistem. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/59463 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Reliability Centered Maintenance (RCM) | en_US |
| dc.subject | Age Replacement | en_US |
| dc.subject | Pulverizer | en_US |
| dc.subject | Pyrite Gate | en_US |
| dc.subject | FMEA | en_US |
| dc.subject | Availability | en_US |
| dc.title | Analisis Perencanaan Perawatan Mesin Pulverizer E Unit 3 dengan Pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Age Replacement (Studi Kasus: PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |