Faktor-faktor Yang Memengaruhi Efek Samping Gastrointestinal Penggunaan Obat Metformin Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Batu Ampar Balikpapan
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Diabetes merupakan suatu gangguan kesehatan yang disebabkan oleh peningkatan kadar glukosa akibat kekurangan insulin atau resistensi insulin. Prevalensi Diabetes Melitus (DM) menurut International Diabetes Federation di Indonesia terus meningkat, dari 10,7 juta jiwa pada tahun 2019 menjadi 13,7 juta jiwa pada tahun 2030. Menurut Survei Kesehatan Indonesia Kalimantan Timur menempati urutan ketiga tertinggi dengan prevalensi 3,1%. Metformin merupakan terapi lini pertama DM tipe 2 karena efektif dan aman, namun sering menimbulkan efek samping gastrointestinal seperti mual, muntah, dan diare. Kejadian efek samping ini dapat dipengaruhi oleh usia, indeks massa tubuh, serta dosis obat. Tujuan Penelitian: Mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kejadian efek samping gastrointestinal penggunaan obat metformin pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Batu Ampar Balikpapan periode tahun 2024. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian non eksperimental dengan metode cross sectional yang dilakukan di Puskesmas Batu Ampar Balikpapan menggunakan data sekunder rekam medis periode 2024 yang dipilih secara consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 94 sampel. Kemudian, data diolah menggunakan SPSS. Hasil: Dari 94 sampel, sebanyak 39 subjek (41,5%) mengalami efek samping gastrointestinal. Faktor jenis kelamin (p value = 0,451), usia (p value= 0,04), IMT (p value= 0,177), dosis obat (p value = 0,004), durasi penggunaan obat (p value= 0,304) dan riwayat obat lain (p value= 0,720). Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara usia dan dosis obat.