Pengaruh Penggunaan Garam Wolman pada Proses Pengawetan Rendaman Panas dan Dingin terhadap Kuat Kayu
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pengawetan merupakan suatu usaha untuk menambah ketahanan atau melindungi kayu dari serangan serangga atau zat lain yang merusak kayu. Dengan demikian kayu menjadi lebih awet dan mempunyai umur yang lebih panjang dari pada kayu yang tidak diawetkan terlebih dahulu. Proses pengawetan dilakasanakan di Laboratorium Pengawetan Kayu Universitas Gadjah Mada, sedangakan pengujian kekuatan dilaksanakan di Laboratorium Bahan Konstruksi Teknik Universitas Islam Indonesia. Didalam penelitian ini di gunakan bahan pengawet garam wolman dengan menggunakan proses rendaman panas dan rendaman dingin. Kayu yang digunakan sebagai benda uji percobaan ialah kayu keruing dan kayu kamper, dengan alasan kedua kayu ini adalah kayu yang sering digunakan dalam konstruksi bangunan. Disamping itu juga bahwa kedua kayu ini mempunyai tingkat kekuatan yang tinggi, tetapi tingkat keawetanya rendah. Hasilnya menunjukan kekuatan kayu akan menurun apabila diawetkan, baik dengan menggunakan pengawetan rendaman panas maupun dengan rendaman dingin, tetapi penurunan kekuatan kayu tersebut masih di atas kekuatan disyaratkan di dalam PPKI-1962.