<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penentuan Umur Ekonomis Equipment Air Compressor System Berbasis Life Cycle Cost Analysis (LCCA) Menggunakan Pendekatan Equivalent Annual Cost (EAC) di PT. XYZ

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Keandalan dan ketersediaan peralatan operasional sangat penting dalam industri Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi guna menjaga stabilitas pasokan listrik nasional. PT. XYZ menghadapi tantangan terkait tingginya frekuensi kerusakan pada peralatan kritis penunjang operasional, yaitu equipment Air Compressor System. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan umur ekonomis Air Compressor System berdasarkan perhitungan Life Cycle Cost Analysis (LCCA) dengan pendekatan Equivalent Annual Cost (EAC) sebagai dasar pengambilan keputusan perbaikan atau pergantian peralatan di PT. XYZ. Penelitian ini menggunakan data historis pemeliharaan yang meliputi Corrective, Preventive, dan Predictive Maintenance dari sistem SAP IW39 periode 2016 - 2023. Pengolahan data diawali dengan penentuan parameter keandalan, di mana pengujian kesesuaian distribusi menunjukkan bahwa Mean Time Between Failure (MTBF) menggunakan distribusi Eksponensial dan Mean Time To Repair (MTTR) menggunakan distribusi Lognormal. Selanjutnya, Simulasi Monte Carlo diaplikasikan untuk memproyeksikan ketidakpastian frekuensi kegagalan sistem di masa depan secara probabilistik berdasarkan data Corrective Maintenance. Proyeksi tersebut kemudian diintegrasikan ke dalam perhitungan LCCA untuk mengestimasi total biaya siklus hidup, yang mencakup biaya investasi awal, pemeliharaan rutin, serta kerugian produksi akibat berhentinya operasi (opportunity lost). Terakhir, metode EAC digunakan untuk mengonversi akumulasi biaya kumulatif tersebut menjadi nilai biaya tahunan ekuivalen guna mempermudah evaluasi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren biaya perawatan terus meningkat seiring bertambahnya umur peralatan. Berdasarkan kalkulasi, total biaya EAC terendah tercapai pada tahun operasional tahun ke 34, yaitu pada proyeksi tahun 2049. Pada titik tersebut, nilai EAC tercatat sebesar Rp154.263.116.692,35. Titik biaya terendah ini ditetapkan sebagai umur ekonomis dari Air Compressor System karena merepresentasikan beban biaya tahunan yang paling efisien. Temuan ini memberikan landasan strategis berbasis data bagi pihak manajemen PT. XYZ untuk melakukan penggantian atau perbaikan besar (overhaul) sistem pada tahun tersebut.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By