<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Optimalisasi therapeutic drug monitoring metformin dengan kombinasi glimepirid berdasarkan pemodelan farmakokinetik-farmakodinamik populasi pada pasien geriatri dengan DM tipe 2

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Metformin merupakan terapi lini pertama diabetes melitus tipe 2 (DMT2). Namun pada pasien geriatri sering terjadi variabilitas respon akibat

perubahan fisiologis terkait usia yang mempengaruhi farmakokinetik- farmakodinamik (FK-FD) metformin. Sehingga dilakukannya Therapeutic Drug

Monitoring (TDM) berbasis pemodelan FK-FD populasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui parameter FK-FD populasi dan individu, parameter evaluasi pemodelan, menghasilkan kovariat yang berpengaruh, dan profil hasil TDM metformin pada pasien geriatri. Metode: Penelitian bersifat observasional crossectional prospektif terhadap 14 pasien DMT2. Pengambilan cuplikan darah dilakukan secara sparse sampling dengan 2-3 titik waktu. Pemodelan FK-FD populasi dilakukan menggunakan pendekatan nonlinear mixed effect model dengan software monolix 2024R1 serta simulasi regimen dosis dengan software Simulx 2024R1. Hasil: Estimasi parameter populasi meliputi ka = 0.12/ jam; Vd = 59,97 L; k= 0,31 /jam; R0= 156,37 mg/dL; kout = 0,55 /jam; dan IC50= 1,97 μg/mL; Cmin =1,17 μg/mL dan Cmax= 3,92 μg/mL. Parameter likelihood test, goodness of fit plot observation versus prediction, dan nilai relative standar error (RSE) yang masih memenuhi kriteria. Komorbid dan klirens kreatinin merupakan kovariat yang berpengaruh. Evaluasi regimen dosis menghasilkan target terapi yang optimal Kesimpulan: Pemodelan populasi terdeskripsi secara optimal dengan indirect response model. Model dapat menentukan kovariat yang berpengaruh. Evaluasi regimen terapi optimal

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By