Pengaruh Variasi Temperatur Pada Proses Pack Nitriding Terhadap Sifat Fisik Dan Mekanik Dari Sprocket Non Pabrikan Resmi Sepeda Motor
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur pada proses pack nitriding terhadap sifat fisik dan mekanik dari sprocket non pabrikan resmi sepeda motor. Metode yang digunakan yaitu pack nitriding atau biasa disebut nitridasi padat dan menggunakan urea sebagai medianya. Proses nitridasi padat ini menggunakan 4 variasi temperatur yaitu 525 o o C, 550 o C, 575 o C dan 600 C dengan derajat ketersediaan urea (degree of availibility) sebesar 0.2 gr/mm 2 dan waktu penahanan (holding time) 2.5 jam serta pendinginan cepat menggunakan media air. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa besarnya nilai temperatur dapat mempengaruhi sifat fisik dan mekanik dari sprocket tersebut. Pada pengujian kekerasan diketahui bahwa nilai kekerasan rata-rata sprocket pabrikan resmi sebesar 346.7 VHN dan sprocket non pabrikan resmi (raw material) 266.8 VHN. Kemudian pada sprocket yang dilakukan proses nitridasi padat mengalami peningkatan dan memiliki rata-rata nilai kekerasan tertinggi yang terjadi pada temperatur 600 o C dengan nilai rata-rata kekerasan sebesar 381.8 HVN. Untuk pengujian keausan, nilai rata-rata keausan pada sprocket pabrikan resmi sebesar 0.00039 mm 3 /kg.m dan sprocket non pabrikan resmi sebesar 0.00059 mm 3 /kg.m sedangkan pada sprocket yang dilakukan proses nitridasi nilai rata-rata keausan terbaik juga terjadi pada temperatur 600 o C dengan nilai rata-rata keausan sebesar 0.00007 mm 3 /kg.m. Pada pengamatan struktur mikro diketahui bahwa sprocket yang dilakukan proses nitridasi mengandung lapisan putih (white layer) dimana lapisan yang paling tebal terjadi pada temperatur 600 o C dengan tebal sebesar 5.83 μm. Untuk hasil pengujian komposisi kimia diketahui bahwa sprocket yang dilakukan proses nitridasi pada temperatur 600 o C memiliki unsur nitrogen tertinggi dengan kadar 0.2436%. Selanjutnya untuk hasil pengujian korosi baik pada sprocket tanpa nitridasi (raw material) dan yang diproses nitridasi sama-sama ditingkat ketahanan korosi yang sangat baik (excellent).