<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Pusat Budaya Mangrove Berbasis Ekologi untuk Pemulihan Mangrove di Rupat

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pulau Rupat Utara merupakan kawasan pesisir yang memiliki kekayaan ekosistem mangrove serta budaya lokal Suku Akit, namun menghadapi berbagai permasalahan lingkungan seperti abrasi pantai, degradasi mangrove, dan aktivitas penambangan pasir laut yang mengancam keberlanjutan kawasan. Perancangan Mangrove Culture Center ini bertujuan menjadi wadah konservasi, edukasi, wisata, dan pelestarian budaya yang mendukung upaya pemulihan ekosistem mangrove sekaligus memperkenalkan identitas budaya masyarakat pesisir Rupat. Metode perancangan menggunakan pendekatan arsitektur ekologis yang menekankan keselarasan antara manusia dan lingkungan melalui pemanfaatan struktur berdampak rendah, ventilasi alami, material yang berkelanjutan, serta penyesuaian terhadap kondisi iklim dan ekosistem pesisir. Konsep desain mengintegrasikan narasi perjalanan manusia dalam memahami alam melalui zonasi ruang yang terinspirasi dari struktur mangrove, yaitu akar, batang, dan kanopi. Selain berfungsi sebagai pusat konservasi dan pembibitan mangrove, kawasan ini juga menyediakan fasilitas edukasi, penelitian, kegiatan budaya Suku Akit, serta ekowisata berbasis pengalaman. Hasil perancangan menunjukkan bahwa Mangrove Culture Center dapat menjadi sarana yang mendukung pemulihan mangrove, meningkatkan kesadaran lingkungan, memperkuat identitas budaya lokal, serta mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan di Pulau Rupat Utara.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By