Pengaruh Digital Financial Literacy dan Financial Self-efficacy Terhadap Risky Credit Behavior Pada Mahasiswa: Peran Moderasi dengan Financial Stress
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Metode pembayaran pay later telah mengalami peningkatan pesat dalam beberapa waktu terakhir, terutama di kalangan mahasiswa Generasi Z, yaitu individu berusia 17-25 tahun. Namun, fenomena ini menimbulkan kekhawatiran karena penggunaan pay later yang berlebihan dapat memicu risky credit behavior yang berpotensi memengaruhi kondisi finansial mereka. Oleh sebab itu, diperlukan pemahaman mendalam tentang digital financial literacy, financial self-efficacy, dan financial stress untuk membantu mahasiswa menghindari risky credit behavior. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital financial literacy, financial self-efficacy, dan financial stres terhadap risky credit behavior dalam penggunaan pay later oleh mahasiswa di Indonesia. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 216 responden dari mahasiswa Generasi Z pengguna pay later di seluruh Indonesia, yang kemudian dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan bantuan software SmartPLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital financial literacy dan financial self-efficacy memiliki pengaruh positif signifikan terhadap risky credit behavior, sementara financial stress tidak berperan sebagai variabel moderasi dalam risky credit behavior pada mahasiswa Generasi Z di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar mahasiswa Indonesia dapat meningkatkan digital financial literacy mereka, tetap memperhatikan financial self-efficacy, dan mengurangi financial stress untuk menghindari risky credit behavior.