<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Variasi Gradasi Agregat dengan Aspal Cut Back MC 800 untuk Lapisan Aspal Beton

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dengan semakin meningkatnya pertumbuhan jalan maka menuntut perkembangan teknologi dalam perkerasan, baik untuk jalan yang akan di bangun ataupun pemeliharaan jalan itu. Kualitas campuran sangat dipengaruhi oleh aspal dan agregat. Agregat sebagai bahan penyusun utama campuran juga ditentukan oleh gradasinya. Gradasi yang baik akan menjamin semakin baiknya nilai karakteristik dari perkerasan itu. Sebaliknya gradasi yang kurang tepat akan berpengaruh buruk terhadap campuran perkerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyimpangan pada batas gradasi atas dan batas gradasi bawah, yang masih dapat digunakan dalam perkerasan. Dari penelitian ini dihitung nilai Stabilitas, kelelehan, VITM, VFWA, density dan Marshall Quotient. Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa masing - masing gradasi mempunyai kelebihan dan kekurangan. Gradasi atas mempunyai nilai yang lebih baik pada nilai stabilitas, VITM, VFWA dan density. Gradasi tengah mempunyai nilai Marshall Quotient yang cukup. Gradasi bawah mempunyai angka flow yang cukup tinggi. Dengan melihat hasil penelitian terdapat kecenderungan untuk campuran dengan beban lalu - lintas yang berat menggunakan campuran pada gradasi tengah dengan kecenderungan ke gradasi atas. Sebaliknya untuk beban lalu - lintas sedang menggunakan campuran pada gradasi tengah dengan kecenderungan ke gradasi bawah.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By