<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Gedung Olahraga di Yogyakarta

Abstract

Menzana in corpore zano (di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat). Yogyakarta dengan sebutan sebagai kota pendidikan dengan persentase terbesar adalah pelajar dan mahasiswa, di mana mereka sebagian besar menggemari olahraga permainan. Jumlah prasarana dan sarana olahraga yang ada di Yogyakarta kurang mencukupi untuk menampung peminat cabang olahraga khususnya cabang olahraga permainan. Seperti halnya KONI Pusat, KONI DIY juga mempunyai program untuk membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan prestasi atlit, sehingga diharapkan adanya pembinaan tidak hanya kualitas tetapi yang tidak kalah penting adalah tersedianya fasilitas sarana dan prasarana yang memadai. Gedung olahraga di Yogyakarta berfungsi sebagai wadah kegiatan latihan, pertandingan, pembinaan atlit serta pengunjung untuk menonton pertandingan. Gedung olahraga yang direncanakan sesuai dengan master plan dari tata kota DIY yaitu di wilayah kotamadya Yogyakarta tepatnya disekitar Stadion Mandala Krida dengan tujuan untuk menunjang dari fungsi stadion tersebut. Gedung olahraga direncanakan dan didesign berdasarkan kegiatan latihan, pertandingan, pembinaan atlit serta menonton dengan malakukan analisis terhadap permasalahan yang ada, untuk mendapatkan optimasi gedung olahraga (fungsi), dengan melakukan pendekatan perancangan arsitektural.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By