<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Seismik Struktur Bangunan Bertingkat dengan Analisis Statik Nonlinier (Pushover) Menggunakan Program Etabs (Studi Kasus : Gedung Multazam Asrama Haji, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Indonesia terletak diantara empat lempeng tektonik besar dunia yaitu Lempeng Australia, Lempeng Eurasia, Lempeng India dan Lempeng Pasifik, menyebabkan banyak kawasan di Indonesia berpotensi terjadi gempa tektonik. Salah satunya adalah Provinsi Lampung yang dilalui oleh sesar atau patahan sumatera (Great Sumatran Fault) yang menyebabkan adanya potensi terjadi gempa tektonik, yang mana merupakan lokasi dari bangunan Gedung Multazam. Sehingga perlu dilakukan evaluasi kinerja struktur bangunan. Maksud dari penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi bangunan Gedung Multazam yang ada di kawasan asrama haji Provinsi Lampung terhadap beban gempa. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan analisis pushover dengan mengacu pada metode ATC-40 (Applied Technology council). Dari analisis yang telah dilakukan, didapatkan nilai base shear untuk kurva kapasitas arah x sebesar 20105,37 kN lebih besar dibandingkan dengan kurva kapasitas arah y sebesar 18823,68 kN. Hal ini menunjukkan bahwa untuk arah x merupakan sumbu kuat bangunan sedangkan arah y merupakan sumbu lemah bangunan. Berikutnya untuk tingkat kinerja struktur berdasarkan parameter maksimum total drift didapatkan nilai untuk arah x sebesar 0,005145 dan arah y sebesar 0,005550, dengan tingkat kinerja struktur masuk kedalam kategori Immediate Occupancy (IO). Selanjutnya berdasarkan parameter maksimum inelastik drift didapatkan nilai untuk arah x sebesar 0,005078 dan arah y sebesar 0,005483, dengan tingkat kinerja struktur masuk kedalam kategori Damage Control (DC). Kemudian untuk proses plastifikasi pada gedung yang ditinjau diawali dengan munculnya sendi plastis pada bagian balok kemudian pada bagian kolom dari gedung baik untuk arah x maupun arah y. Berdasarkan code ATC-40 hal ini sesuai dengan kriteria beam sway mechanism.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By