<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Subjective Well-Being sebagai Mediator hubungan antara Grit dan Stres Akademik pada Mahasiswa Semester Akhir di Universitas X di Kota Makassar

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kesulitan akademik yang dihadapi mahasiswa semester akhir dalam menyelesaikan studi menyebabkan mereka rentan terhadap stres akademik. Hal ini dapat mengganggu progres pengerjaan skripsi mereka. Pada penelitian ini mahasiswa semester akhir di Universitas “X” Kota Makassar telah diteliti untuk melihat seberapa besar kontribusi SWB dalam menjelaskan hubungan antara Grit dan stres akademik pada 319 mahasiswa semester akhir yang sedang mengerjakan skripsi (214 perempuan dan 105 laki-laki). Pengumpulan data menggunakan skala Educational Stress Scale for Adolescent (ESSA), Grit menggunakan skala Grit-S, dan SWB menggunakan skala Positive Affect Negative Affect Schedule (PANAS) dan Satisfaction with Life Scale (SWLS). Analisis data menggunakan teknik medmod, Jamovi, hasilnya menunjukkan bahwa SWB dapat menjadi mediator antara Grit dan stres akademik (𝛽 = 0,559, p < 0,01) dan SWB menjelaskan 50% dari total effect sehingga terjadi mediasi parsial. Diketahui pula bahwa hasil korelasi antar variabel yaitu Grit berkorelasi dengan SWB 0,665 (p<0,01), SWB berkorelasi dengan stres akademik 0,600 (p<0,01). Hasil penelitian ini memiliki implikasi terkait tingkat kesehatan mental mahasiswa semester akhir yang sedang menyelesaikan skripsi.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By