<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Karakterisasi Dan Efektivitas Asap Cair Batang Jagung Terhadap Jamur Colletotrichum Sp. Penyebab Penyakit Antraknosa Sebagai Fungisida Tanaman Cabai Merah

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Telah dilakukan penelitian efektivitas asap cair batang jagung terhadap jamur Colletorichum sp. penyebab penyakit antraknosa sebagai fungisida tanaman cabai merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa asap cair batang jagung dari proses pirolisis dan mengetahui efektivitas asap cair batang jagung terhadap jamur Colletotrichum sp. pada tanaman cabai merah. Metode penelitian antara lain preparasi batang jagung, pirolisis batang jagung, karakterisasi senyawa asap cair batang jagung dengan GCMS, uji kualitatif asap cair batang jagung, dan uji aktivitas asap cair batang jagung terhadap jamur Colletotrichum sp. 27,25 g bubuk batang jagung didapat 10,34 g asap cair batang jagung yang memiliki pH 3. Karakteristik kandungan senyawa dengan GCMS menunjukkan bahwa asap cair batang jagung mengandung senyawa Z-4-Dekenal, asam asetat, 2-propanon, asam propanoat, pirazol, fenol, asam butanoat, furanmetanol, dan sikloheksanon. Dilakukan uji efektivitas asap cair batang jagung terhadap Colletotrichum sp. menggunakan metode dilusi dengan media PDA selama 7 hari secara duplo dan diameter pertumbuhan dicatat setiap hari. Hasil uji efektifitas pada konsentrasi 7% memiliki daya hambat sebesar 91,54% dan 75,08%. Konsentrasi 5% memiliki daya hambat 90,82% dan 75,088%. Konsentrasi 3% memiliki daya hambat 89,49% dan 40,92%. Hal ini menunjukkan bahwa asap cair batang jagung mengandung senyawa organik yang dapat menghambat pertumbuhan jamur Colletotrichum sp..

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By