<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Prarancangan Pabrik Polimer Asam Laktat Dari Asam Laktat Kapasitas 70.000 Ton/Tahun

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

Pabrik Polimer Asam Laktat dari Asam Laktat akan dirancang dengan kapasitas sebesar 70.000 ton per tahun dan beroperasi secara kontinyu selama 330 hari per tahun dan 24 jam per hari. Untuk memperoleh produk sesuai dengan rancangan kapasitas, dibutuhkan bahan baku berupa asam laktat sebanyak 85.526 ton per tahun dan katalis Stannous Octoate sebanyak 426,9 ton per tahun. Bahan baku Asam Laktat dan Katalis Stannous Octoate dibeli melalui Sigmaaldrich. Proses polimerisasi yang digunakan menggunakan metode Direct Polycondensation dengan bantuan katalis Stannous Octoate. Reaksi berlangsung dalam reaktor alir tangki berpengaduk dengan kondisi proses suhu 170℃ dan tekanan 1 atm. Produk Polimer Asam Laktat yang dihasilkan kemudian dimurnikan menggunakan alat Evaporator dan dibentuk menjadi bentuk pellet menggunakan alat Extruder. Hasil produk Polimer Asam Laktat ini memiliki kemurnian sebesar 98,2% wt dan disimpan di silo penyimpanan produk dengan kondisi suhu ruangan dan tekanan atmosferis. Pabrik Polimer Asam Laktat ini direncanakan akan dibangun di Kawasan Industri Jababeka di Cikarang, Jawa Barat dengan mempekerjakan sebanyak 235 karyawan. Untuk keperluan utilitas dibutuhkan air sebanyak 28.870 Kg/jam yang disuplai dari Sungai Kali Ulu, steam sebanyak 6.609,45 Kg/Jam, udara instrumen sebanyak 91,8 meter kubik per jam, dan kebutuhan pendingin Dowtherm A sebanyak 18.397,9 Kg/Jam. Untuk kebutuhan listrik pabrik dibutuhkan sebesar 523,8 kWh dimana kebutuhan listrik merupakan fasilitas yang disediakan oleh Kawasan Industri Jababeka. Dalam menjalankan operasional, pabrik ini membutuhkan modal tetap sebesar Rp1.086.243.842.036,5,- dan modal kerja sebesar Rp8.149.252.482.217,6,-. Berdasarkan dari hasil evaluasi ekonomi yang dilakukan didapatkan nilai ROI sebelum pajak sebesar 60,6%, POT sebelum pajak sebesar 1,4 tahun, BEP sebesar 32%, SDP 30%, dan DCFR sebesar 10,95%. Berdasarkan hasil analisis kelayakan yang telah dilakukan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pabrik ini layak untuk berdiri.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By