<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

INVISIBLE PLAYGROUND PADA KAWASAN BANGSAL KEMANDUNGAN, KERATON YOGYAKARTA

Abstract

Ruang terbuka menjadi daya tarik anak sebagai tempat bermain di sekitar pemukiman padat. Berbagai kegiatan bermain maupun olahraga berbagi tempat untuk berkegiatan bersama sesuai karakter masing-masing. Berbagi tempat ini terdapat pada lahan terbuka di halaman bangsal Kemandungan kawasan Keraton Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui aspek invisible playground dan proses placemaking pada kawasan Kemandungan Kraton, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan yaitu berupa penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi di lapangan secara langsung, mengamati, merekam kegiatan bermain dan wawancara di ruang terbuka pada kawasan Kemandungan. Kemudian data yang dikumpulkan dikelompokkan dan didiskripsikan kemudian dimaknai dengan mengkaitkan kajian teori yang relevan tentang yaitu ruang semi publik, placemaking dan invisible playground. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat aktivitas bermain secara terstruktur (panahan) dan tidak terstruktur (bermain bola & bersepeda) di dua titik halaman Bangsal Kemandungan. Dari aktivitas yang terjadi, diketahui jika placemaking yang telah terjadi yaitu pada aspek access and linkages, sociability, dan uses and activities sedangkan aspek comfort and image masih belum terpenuhi. Dalam pembentukan suatu invisible playground juga telah terjadi pada elemen aktivitas interaktif, elemen kejutan, dan ikatan emosi sedangkan dalam faktor keselamatan dalam bermain masih kurang di Bangsal Kemandungan ini.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By