<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Kerugian Negara pada Tahap Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menganalisa lebih lanjut hal-hal terkait kerugian negara yang terjadi pada tahap pelaksanaan konstruksi meliputi, hubungan antara nilai kontrak dengan kerugian negara, hubungan antara nilai kontrak dengan prosentase kerugian negara, faktor-faktor yang mempengaruhi kerugian negara pada tahap pelaksanaan konstruksi dan tinjaunnya terhadap teori manajemen konstruksi pada lokus Kabupaten Kebumen. . Data yang digunakan adalah data Kerugian negara hasil pemeriksaan BPK di Kabupaten Kebumen pada tahun 2018-2020, dan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 34 responden yang sebelumnya didahului dengan wawancara mendalam kepada 5 responden. Terhadap data sekunder dilakukan Analisa uji korelasi dan regresi menggunakan aplikasi SPSS dan excel, untuk mengetahui hubungan antara nilai kontrak dengan nilai kerugian negara dan nilai kontrak dengan prosentase kerugian negara. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) terdapat hubungan antara nilai kontrak dengan nilai kerugian negara, semakin besar nilai kontrak maka semakin besar pula nilai kerugian negara dengan pengaruh nilai kontrak terhadap kerugian negara adalah sebesar 35,5%. (2) Terdapat hubungan antara nilai kontrak dengan prosentase nilai kerugian negara, semakin besar nilai kontrak maka nilai prosentase kerugian negara semakin menurun dengan pengaruh nilai kontrak terhadap nilai prosentase kerugian negara adalah sebesar 30,9%. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kerugian negara digunakan data primer hasil kuesioner, kemudian lakukan uji validitas dan reabilitas. Hasil uji Relative Importance Index (RII) menghasilkan peringkat 5 besar faktor yang mempengaruhi kerugian negara yaitu (1) Kelalaian Kontraktor dalam melaksanakan kontrak, (2) Rendahnya integritas Kontraktor, (3) Kurangnya penguasaan PPK terhadap Kontrak/Pekerjaan, (4) Kemampuan Kontraktor melaksanakan kontrak dan (5) Kelalaian PPK dalam mengendalikan pekerjaan. Untuk tinjauan terhadap manajemen kostruksi didapatkan hasil adanya 4 area sebagai faktor dominan yang mempengaruhi Kerugian negara, yaitu (1) Manajemen Kualitas/Mutu Proyek, (2) Manajemen sumberdaya Proyek, (3) Manajemen Integrasi Proyek dan (4) Manajemen Lingkup Proyek.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By