<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Kinerja dan Biaya Konsumsi Bahan Bakar Pada Simpang Empat Bersinyal Kamdanen Kota Yogyakarta

dc.Identifier.NIM20511421
dc.contributor.authorMuiz, Syawqy Al Haq Mohammad
dc.date.accessioned2026-02-09T03:31:57Z
dc.date.available2026-02-09T03:31:57Z
dc.date.issued2025
dc.description.abstractSimpang Empat Bersinyal Kamdanen di Kota Yogyakarta merupakan simpul lalu lintas vital yang memiliki peran strategis. Namun, simpang ini sering mengalami tingkat pelayanan rendah akibat volume lalu lintas yang tinggi, yang ditandai dengan tundaan yang signifikan. Kinerja yang buruk ini secara langsung berkorelasi dengan pemborosan energi dan kerugian biaya operasional kendaraan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Simpang Kamdanen pada kondisi eksisting, menghitung secara detail biaya kerugian konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditimbulkan oleh tundaan, serta mengevaluasi dan merekomendasikan skenario alternatif solusi yang paling efektif untuk meningkatkan tingkat pelayanan simpang. Penelitian ini membandingkan hasil analisis kinerja menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan pemodelan mikroskopik berbasis simulasi menggunakan perangkat lunak PTV VISSIM. Data primer dikumpulkan melalui survei volume lalu lintas dan kecepatan, yang kemudian dikonversi menjadi Satuan Mobil Penumpang (SMP). Perhitungan biaya kerugian konsumsi BBM akibat tundaan dilakukan dengan membandingkan dua metode, yakni metode LAPI- ITB dan metode Lamsal (ATIS-India), untuk mendapatkan hasil yang komprehensif. Beberapa skenario alternatif perbaikan, seperti pelebaran lajur dan pengaturan ulang waktu sinyal, kemudian diuji coba pada kedua model analisis. Evaluasi skenario alternatif menghasilkan solusi optimal yang berbeda berdasarkan metode analisis. Skenario Alternatif 2 (penambahan lebar lajur lengan Utara 0,5 m) dinilai paling efektif menggunakan VISSIM, menghasilkan penurunan tundaan menjadi 216,01 det/kend (LOS F). Sementara itu, Skenario Alternatif 3 (pelebaran jalan lengan Utara 0,5 m dan penggunaan waktu siklus 115 detik) dinilai terbaik menggunakan PKJI 2023, menghasilkan penurunan tundaan signifikan menjadi 128,048 det/smp (LOS F) dan merupakan skenario yang paling efektif dalam menekan kerugian BBM, yaitu sebesar Rp948.572,94 (Metode LAPI-ITB), menunjukkan selisih penghematan sebesar Rp460.195,88 dibandingkan kondisi eksisting. Direkomendasikan untuk menerapkan skenario alternatif terbaik yang dianalisis menggunakan PKJI 2023 untuk mencapai perbaikan kinerja dan efisiensi biaya yang paling optimal.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/60415
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPKJI 2023en_US
dc.subjectPTV VISSIMen_US
dc.subjectBiaya Bahan Bakaren_US
dc.subjectKinerja Lalu Lintasen_US
dc.subjectSimpang Bersinyalen_US
dc.titleAnalisis Kinerja dan Biaya Konsumsi Bahan Bakar Pada Simpang Empat Bersinyal Kamdanen Kota Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
20511421.pdf
Size:
6.36 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: