<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Proses Deklarasi Darurat Militer Presiden Yoon Seok-yeol dalam Perspektif Executive Aggrandizement

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Deklarasi darurat militer dilakukan oleh Presiden Yoon Seok-yeol sebagai pernyataan bahwa adanya keadaan yang mengancam stabilitas negara. Darurat militer ini terjadi karena adanya pola kebijakan yang menyebabkan kemunduran demokrasi dan ketidakstabilan nasional Republik Korea. Kemunduran demokrasi itu sendiri menjadi

bagian dari proses yang berkembang sejak masa pemerintahan Presiden Yoon Seok- yeol, yang ditandai dengan adanya ketegangan antara pemerintah dan partai oposisi.

Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kemunduran demokrasi yang menyebabkan deklarasi darurat militer tersebut serta peran Majelis Nasional yang didominasi partai oposisi dalam menjalankan pemerintahan. Penelitian ini menggunakan perspektif Executive aggrandizement sebagai kerangka pemikiran untuk mengidentifikasi pola-pola yang menyebabkan kemunduran demokrasi terjadi pada masa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data sekunder yang berbasis pada literasi laman resmi, jurnal, dan newspaper article. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya penyempitan kekuasaan menyebabkan ketidakstabilan internal dari dalam sehingga mendatangkan fenomena besar untuk memperluas kekuasaan pemimpin yang kemudian menggunakan kepentingan nasional untuk melindungi citra pemimpin.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By