<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Studi Perbandingan Analisis Bahan Kimia Obat Pada Obat Tradisional Dengan Metode Spektrofotometri Ftir-Kemometrika Dan Kckt

dc.Identifier.NIM16613075
dc.contributor.advisorapt. Ardi Nugroho, S.Farm., M.Sc.
dc.contributor.advisorapt. Ari Wibowo, S.Farm., M.Sc.
dc.contributor.authorREZA FRILIAN ARTHA
dc.date.accessioned2021-11-17T06:03:13Z
dc.date.available2021-11-17T06:03:13Z
dc.date.issued2021-05-24
dc.description.abstractLatar belakang: Metode Spektrofotometri FTIR-kemometrika dan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) adalah metode yang digunakan untuk analisis BKO dalam obat tradisional yang perlu dikaji untuk mengetahui perbandingannya dalam aspek parameter validasi metode dan preparasi metode Tujuan: Kajian artikel dilakukan untuk mengetahui perbandingan metode Spektrofotometri FTIR-kemometrika dan KCKT sehingga memudahkan peneliti untuk memilih metode yang baik dalam analisis BKO pada obat tradisional Metode: Pencarian artikel dilakukan melalui search engine Google, situs Researchgate, Google Scholar dan Sciencedirect dengan mengetik kata kunci seperti “FTIR”, “HPLC”, “Herb”, “Adulteration”, “Sibutramin”, “Sildenafil”, “PLS”, “SMLR”, “MLR”, “Supplement”, dan “Jamu” secara kombinasi. Kriteria inklusi kajian yaitu menggunakan metode FTIR-kemometrika dan HPLC, menganalisis BKO dalam obat tradisional dan mencantumkan parameter validasi metode dan preparasi, sedangkan kriteria eksklusi yaitu menggunakan literatur berbentuk skripsi, kajian artikel, laporan, karya tulis ilmiah dan tidak mencantumkan parameter validasi metode dan preparasi Hasil: Metode KCKT unggul dalam linearitas, LOD, LOQ, dan spesifisitas. FTIRkemometrika unggul dalam akurasi, presisi dan preparasi. Nilai linearitas FTIRkemometrika berkisar antara 0,996 - 1,000, KCKT berkisar antara 0,9865 – 1,000. Nilai akurasi FTIR-kemometrika (RMSEC, RMSEP dan RMSECV) berkisar pada 0,000310913 – 0,51 dan KCKT berkisar pada 24,405 – 173,222 %. Nilai presisi FTIR-kemometrika (PRESS dan BIAS) berkisar pada 0,0009191 – 0,008 dan KCKT berkisar pada 0,006 – 30 %. Nilai LOD dan LOQ metode FTIRkemometrika sebesar 120 ppm dan 400 ppm dan metode KCKT berkisar antara 0,0007 – 7,71 ppm untuk LOD, 0,00167 – 25,73 ppm untuk LOQ Kesimpulan: Metode KCKT dan FTIR-kemometrika merupakan metode yang baik dalam analisis bahan kimia obat pada obat tradisionalen_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/34452
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectObat Tradisionalen_US
dc.subjectBahan Kimia Obat (BKO)en_US
dc.subjectFTIRen_US
dc.subjectKCKTen_US
dc.subjectKemometrikaen_US
dc.titleStudi Perbandingan Analisis Bahan Kimia Obat Pada Obat Tradisional Dengan Metode Spektrofotometri Ftir-Kemometrika Dan Kckten_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
16613075 Reza Frilian Artha.pdf
Size:
224.35 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections