<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Dukungan Sosial Keluarga dan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Rantau di Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Quarter Life Crisis merupakan kekhawatiran terhadap ketidakpastian masa depan, terutama dalam hubungan, karier, dan kehidupan sosial pada usia 18-25 tahun, terutama setelah melewati pendidikan menengah, seperti masa mahasiswa. Dalam menghadapi krisis usia pertengahan kehidupan, mahasiswa memerlukan dukungan dari lingkungan mereka, contohnya dukungan sosial keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dan quarter life crisis pada mahasiswa rantau di Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan negatif antara variabel dukungan sosial keluarga dengan variabel quarter life crisis pada mahasiswa rantau di Yogyakarta. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pengumpulaan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan teknik accidental sampling pada 212 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dan quarter life crisis pada mahasiswa rantau di Yogyakarta dengan nilai korelasi sebesar -0,350 dan signifikansi p<0,001. Adanya dukungan sosial keluarga dapat membantu mahasiswa rantau untuk menghadapi masa quarter life crisis, terutama dukungan penghargaan dari keluarga. Karena itu, penting bagi keluarga untuk memberikan dukungan yang kuat kepada anak-anaknya sebagai mahasiswa yang sedang merantau.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By