<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peran Dukungan Sosial dan Efikasi diri Terhadap Resiliensi Remaja Akhir dengan Orang Tua Bercerai

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Resiliensi adalah kemampuan yang penting bagi remaja akhir dengan orang tua bercerai agar remaja dapat bangkit menjalani kehidupan sehari-hari pasca perceraian orang tua. Dukungan sosial dan efikasi diri memiliki hubungan dan peran dengan resiliensi, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan dan peran dukungan sosial dan efikasi diri dengan resiliensi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Alat pengumpulan data menggunakan The Connor-Davidson Resilience Scale, The Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan General Self-Efficacy Scale (GSES). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 105 remaja akhir dengan orang tua bercerai di Indonesia. Teknik analisis menggunakan analisis korelasi pearson dan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa dukungan sosial dan efikasi diri memiliki hubungan positif signifikan dan secara simultan berpengaruh positif dengan resiliensi. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan pertama. semakin tinggi dukungan sosial, semakin tinggi resiliensi remaja. Kedua, semakin tinggi efikasi diri, semakin tinggi resiliensi remaja. Ketiga, semakin tinggi peran dukungan sosial dan efikasi diri maka dapat meningkatkan kemampuan resiliensi remaja akhir. Hasil dari penelitian ini diharapkan membantu untuk penelitian selanjutnya dengan variabel dan/atau subjek yang sama.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By