Perancangan Pelabuhan Perikanan Nusantara dengan Pendekatan Biomimetik di Kecamatan Tanjung Tiram
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Pelabuhan perikanan di Kecamatan Tanjung Tiram,
Kabupaten Batubara, memiliki potensi strategis
dalam mendukung perekonomian pesisir melalui
sektor perikanan tangkap dan wisata bahari. Namun,
pelabuhan yang ada saat ini menghadapi berbagai
permasalahan, seperti pendangkalan alur sungai,
pencemaran lingkungan, serta tata ruang Tempat
Pelelangan Ikan (TPI) yang tidak tertata dan tidak
higienis.
Perancangan ini bertujuan untuk merancang
Pelabuhan Perikanan Nusantara berbasis pendekatan
biomimetik yang mampu meningkatkan efisiensi,
keberlanjutan, dan kenyamanan lingkungan
pelabuhan. Fokus utama perancangan dan evaluasi
kinerja bangunan dalam penelitian ini dibatasi hanya
pada bangunan pasar ikan yang menjadi pusat
kegiatan ekonomi dan interaksi sosial di pelabuhan.
Metode perancangan menggunakan pendekatan
biomimetik berdasarkan prinsip Life’s Principles
dari Biomimicry 3.8, dengan tahapan studi tapak,
kajian literatur, analisis kebutuhan ruang, dan studi
preseden. Evaluasi kinerja bangunan pasar ikan
mencakup aspek kenyamanan termal, kualitas udara,
efisiensi energi, dan pengelolaan limbah organik.
Hasil perancangan berupa konsep bangunan pasar
ikan yang mengadopsi sistem ventilasi alami,
penggunaan material lokal yang tahan korosi, serta
tata letak ruang yang mengutamakan sirkulasi
pengguna dan pengendalian limbah. Desain ini
mendemonstrasikan bagaimana prinsip biomimetik
dapat diterapkan untuk meningkatkan performa
bangunan dalam konteks pesisir tropis.
Penerapan pendekatan biomimetik terbukti
efektif dalam menjawab isu lingkungan dan kinerja
bangunan pasar ikan di pelabuhan perikanan. Dengan
perancangan yang berorientasi pada efisiensi dan
keberlanjutan, pasar ikan tidak hanya berfungsi
sebagai pusat distribusi hasil laut, tetapi juga sebagai
ruang publik yang sehat, adaptif, dan layak huni.