<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Penjadwalan Preventive Maintenance untuk meminimalisir Biaya Downtime menggunakan Interval Waktu Pada Mesin Bucket Elevator (Studi Kasus pada PT. Wilmar Padi Indonesia Ngawi)

dc.Identifier.NIM20916013
dc.contributor.authorFatah, Muhamad Mukafi Abdul
dc.date.accessioned2024-05-06T05:33:52Z
dc.date.available2024-05-06T05:33:52Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractMesin sangat penting karena downtime dapat menghambat bahkan menghentikan produksi. Pada penelitian ini ditemukan bahwa terjadi downtime yang tinggi pada kategori mekanik yaitu pada bagian receiving, drying, silo, sering terjadi kerusakan pada mesin bucket elevator. Penelitian ini menggunakan Total Productive Maintenance (TPM) yang dimulai dengan menghitung Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses. Analisis Pareto Diagram dilakukan setelah perhitungan six big losses diketahui. Kemudian menggunakan Failure Mode Effect Analysis (FMEA) untuk menggambarkan dan mengidentifikasi kegagalan serta dampak pada konsumen jika risiko tersebut tidak dicegah. Hasil dari FMEA diperoleh bahwa komponen paling kritis sehingga perlu tindakan. Tahap selanjutnya adalah mencari jarak antar kerusakan dan perbaikan dari komponen bucket, bearing dan sprocket. Dilanjutkan dengan menghitung nilai Mean Time To Failure (MTTF) dan Mean Time To Repair (MTTR) mesin bucket elevator lalu menghitung biaya kerusakan dan biaya perawatan. Kemudian melakukan perbandingan reliability sebelum dan sesudah penentuan interval waktu penggantian pencegahan komponen. Terakhir, perancangan penjadwalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inerja mesin bucket elevator tidak memenuhi persyaratan OEE. Meskipun satu nilai (Perfomance Ratio) tidak mencapai target sedangkan Availability dan Quality Ratio memenuhi target maka harus tetap mendapatkan perbaikan, improvement dan replacement. Akar permasalahannya adalah kurangnya pengawasan, perawatan serta usia mesin yang sudah tua. Biaya loss opportunity produksi yang terjadi dalam 6 bulan sebesar 242 juta dan setelah diterapkan perancangan penjadwalan Preventive Maintenance dengan Interval waktu untuk perawatan dan perawatan karena kerusakan ada penurunan biaya dengan rata-rata 79,47%.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/48963
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBucket Elevatoren_US
dc.subjectImplementasien_US
dc.subjectOverall Equipment Effectivenessen_US
dc.subjectSix Big Losesen_US
dc.subjectTotal Productive Maintenanceen_US
dc.titlePerancangan Penjadwalan Preventive Maintenance untuk meminimalisir Biaya Downtime menggunakan Interval Waktu Pada Mesin Bucket Elevator (Studi Kasus pada PT. Wilmar Padi Indonesia Ngawi)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
20916013.pdf
Size:
4.8 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: