<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Produktivitas Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Relokasi Jalan Nasional Ruas Sui Duri – Mempawah

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan memegang peranan vital dalam mendukung konektivitas dan percepatan pertumbuhan ekonomi. Proyek pembangunan relokasi Jalan Nasional Ruas Sei Duri – Mempawah merupakan salah satu upaya strategis dalam memperbaiki akses transportasi, terutama sebagai konsekuensi dari pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing. Efektivitas pelaksanaan proyek sangat dipengaruhi oleh produktivitas alat berat, terutama excavator dan dump truck, yang memiliki peran utama dalam proses pekerjaan lapangan, maka dilakukan analisis produktivitas alat berat berdasarkan standar literatur dan kondisi aktual di lapangan untuk menentukan kombinasi alat berat yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas dan kombinasi alat berat pada proyek tersebut. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif melalui observasi lapangan dan wawancara sebagai metode pengumpulan data primer serta studi dokumen sebagai data sekunder. Analisis dilakukan dengan menghitung produktivitas excavator dan dump truck berdasarkan waktu siklus, kapasitas, dan efisiensi kerja alat, kemudian dilakukan analisis kombinasi alat berat berdasarkan kapasitas, biaya sewa, durasi pekerjaan, dan volume pekerjaan untuk menentukan alternatif kombinasi yang efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas excavator mencapai 140,686 m3/jam dan 1125,491 m3/hari, sedangkan dump truck menghasilkan rata-rata produktivitas sebesar 10,726 m3/jam dan 85,805 m3/hari. Kombinasi alat berat untuk kondisi aktual di lapangan membutuhkan durasi 71 hari dengan biaya sebesar Rp 2.535.462.895,49. Alternatif 1 merupakan opsi yang paling efisien dengan mempercepat durasi menjadi 56 hari dan sedikit peningkatan biaya sebesar 1,11% disbanding kondisi aktual di lapangan. Alternatif 3 menyesuaikan dengan durasi rencana yaitu selama 90 hari tetapi terdapat peningkatan biaya yang signifikan sebesar 27,93%. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan untuk perencanaan dan peningkatan efisiensi kerja alat berat pada proyek konstruksi jalan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By