<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

REDESAIN PASAR SENTUL BERBASIS MORFOLOGI PADA ELEMEN CATUR GATRA TUNGGAL DI KAWASAN PAKUALAMAN YOGYAKARTA

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Karakter kawasan pada cagar budaya merupakan pembentuk identitas. Pengembangan pembangunan modern yang melanda Yogyakarta karena pertambahan penduduk dan meningkatnya kebutuhan masyarakat yang tidak diikuti bertambah luasnya lahan yang disediakan, khususnya di Pasar Sentul dan lingkungannya. Pasar Sentul menjadi salah satu elemen pembentuk konsep Catur Gatra Tunggal pada kawasan berupa sarana ekonomi yang tidak memiliki ciri khas arsitektur Pakualaman secara signifikan, sehingga terjadi kekontrasan antara arsitektur bangunan pasar dengan bangunan pembentuk Catur Gatra lainnya yaitu Pura dan Masjid Besar Pakualaman. Selain adanya kekontrasan bangunan pasar dengan elemen bangunan Pura dan masjid, kepadatan pedagang, penggunaan jalur sirkulasi untuk berdagang dan penataan barang dagangan yang tidak sesuai dengan komoditasnya menjadikan salah satu faktor ketidaknyamanan pengguna yang sangat perlu untuk perancangan ulang bangunan Pasar Sentul dengan memperhatikan aspek sirkulasi pengguna, zoning maupun fungsi ruang sebagai penunjang kenyamanan pengguna dalam melakukan aktivitas jual beli. Selain itu perancangan ulang ini mengacu pada elemen morfologi bangunan Pura dan Masjid Besar Pakualaman seperti pada kolom, pintu, konsol, atap, gapura atau pintu gerbang, ventilasi, dan lisplang. Elemen-elemen tersebut dipisahkan antara yang sakral dan profan kemudian ditransformasikan menjadi elemen untuk bangunan Pasar Sentul yang bertujuan memperkuat nilai heritage dan karakter pada kawasan Pakualaman, khususnya pada bangunan pembentuk Catur Gatra Tunggal.

Description

Keywords

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By