Alasan di Balik Pemulihan Hubungan Iran dan Arab Saudi Dalam Tinjauan Foreign Policy Decision Making Process
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini menganalisis kebijakan pemulihan hubungan diplomatik Arab Saudi dan Iran pada tahun 2023 dengan menggunakan pendekatan realisme beraliran defensif serta teori proses pengambilan keputusan kebijakan luar negeri William D. Coplin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kebijakan bilateral Arab Saudi–Iran dalam konteks historis dan regional selama lima tahun terakhir, mengilustrasikan kegunaan teori keseimbangan ancaman dalam realisme sebagai instrumen analisis kebijakan luar negeri serta menelaah pengaruh faktor domestik dan internasional terhadap keputusan pemulihan hubungan diplomatik kedua negara. Kajian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode penelitian kepustakaan (library research) yang memanfaatkan data primer dan sekunder dari jurnal akademik, buku, laporan institusi internasional, serta pernyataan resmi dan wawancara daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemulihan hubungan diplomatik Arab Saudi dan Iran merupakan hasil dari interaksi kompleks antara tekanan ekonomi domestik, pertimbangan stabilitas politik internal, dinamika kekuatan ekonomi dan militer regional, serta perubahan persepsi elite politik terhadap ancaman dan peluang strategis. Melalui kerangka Coplin, kebijakan ini dipahami sebagai respons rasional terhadap meningkatnya biaya konfrontasi dan kebutuhan menciptakan stabilitas regional yang lebih kondusif bagi kepentingan nasional masing-masing negara.