<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Studi Toksisitas Air Limbah Industri Penyamakan Kulit Terhadap Daphnia Sp. Dengan Metode Whole Effluent Toxicity (Wet)

Abstract

Industri penyamakan kulit merupakan industri yang menggunakan air dan bahan kimia dalam jumlah banyak. Pada umumnya limbah cair yang dihasilkan dari aktivitas industri penyamakan kulit setelah diolah biasanya dibuang kesungai atau kelaut. Hal tersebut berdampak terhadap komponen biotik maupun abiotik didalamnya. Metode Whole Effluent Toxicity (WET) merupakan metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisa efek toksisitas pada air limbah sebelum atau sesudah dibuang kebadan air. Daphnia sp digunakan untuk uji toksisitas karena hewan ini cukup berlimpah dilingkungan dan hewan yang cukup peka terhadap perubahan lingkungan. Peran IPAL yang berada di PT. X berhasil menurunkan semua konsentrasi kecuali pH. Akan tetapi hasil dari pengolahan limbah di PT. X masih jauh dari baku mutu. Pengujian toksisitas mendapatkan nilai Toxicity Unit Acute (TUa) sebesar 1,24 dan 1,11. Limbah tersebut termasuk katagori Significant Acute Toxic.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By