POTENSI PENGURANGAN EMISI GAS METAN (CH4) DARI KEGIATAN DI TPS 3R DAN RUMAH KOMPOS NITIKAN KOTA YOGYAKARTA
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kota Yogyakarta merupakan pusat perekonomian dan pariwisata berkembang. Seiring dengan itu, jumlah sampah yang dihasilkan akan terus meningkat. Sampah merupakan salah satu sumber penyebab terjadinya emisi gas rumah kaca, diantaranya yaitu gas metan (CH4). Gas metan (CH4) dihasilkan dari timbunan sampah pada TPA yang mengalami dekomposisi secara anaerob. Timbunan sampah yang semakin tinggi tanpa pengelolaan terlebih lanjut dapat menghasilkan emisi gas metan (CH4) yang semakin besar. Oleh sebab itu dengan adanya kegiatan TPS 3R dan rumah kompos Nitikan Kota Yogyakarta memiliki tujuan untuk menghitung berapa besar potensi reduksi sampah dan berapa besar reduksi emisi gas metan (CH4). Perhitungan emisi gas metan (CH4) menggunakan metode IPCC tahun 2006 dan data parameter default IPCC, kemudian dilakukan dengan 2 skenario. Skenario 1 dengan menghitung emisi gas metan (CH4) pada TPA setelah adanya reduksi sampah dari kegiatan bank sampah. Skenario 2 menghitung emisi gas metan (CH4) pada TPA setelah adanya tambahanreduksi sampah dari kegiatan TPS 3R dan rumah kompos. Hasil penelitian menunjukkan, dengan adanya kegiatan TPS 3R dan rumah kompos mampu mereduksi sampah sebesar 7.324,35 Ton/tahun atau sekitar 12,22%, dari jumlah awal setelah adanya bank sampah sebesar 59.917,02 Ton/tahun. Serta mereduksi emisi gas metan (CH4) di TPA sebesar 3.750 Ton CO2eq/tahun CH4 atau sekitar 29,41%, dari jumlah awal setelah adanya bank sampah sebesar 12.750Ton CO2eq/tahun CH4.