<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

ANALISIS HUBUNGAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP KUALITAS AIR PARAMETER MIKROBIOLOGI DI SUNGAI OPAK YOGYAKARTA

Abstract

Salah satu penyebab langkanya air bersih di Indonesia adalah rendahnya kualitas air yang tersedia. Banyak aliran sungai yang telah tercemar dan tidak layak lagi dikonsumsi untuk berbagai kebutuhan. Kondisi kualitas air sungai yang berasal dari kawasan seperti pemukiman, sawah, hutan dan kebun sangat erat kaitannya dengan kondisi penggunaan lahan yang ada serta pengaruhnya terhadap kualitas air sungai. Penelitian yang dilakukan di daerah aliran Sungai Opak bertujuan untuk mencari hubungan serta pengaruh berbagai komponen penggunaan lahan terhadap kualitas air parameter mikrobiologi. Pengambilan sampel air dilakukan di 11 titik di sepanjang aliran Sungai Opak dan dilakukan Pengujian dengan metode Most Probable Number (MPN) pada media BGLB untuk Total Coliform dan Fecal Coliform. Sedangkan untuk uji Escherichia Coli dilakukan dengan metode pour plate pada media CCA. Hasil dari pengujian kualitas air akan dianalisis pengaruhnya terhadap empat komponen penggunaan lahan yaitu pemukiman, sawah, hutan dan kebun. Hasil penilitian menyimpulkan bahwa kualitas air yang ada di sungai opak tergolong tercemar ringan dan perlu adanya pengelolaan secara berkala. Disamping itu analisis menggunakan korelasi spearman yang mencari hubungan antara kualitas air parameter mikrobiologi dengan komponen tata guna lahan untuk pemukiman berkisar antara 0,382-0,564. Untuk hubungan terhadap lahan hutan yaitu 0,038-0,162. Lahan perkebunan berkisar antara -0,400-0,618 dan terhadap lahan sawah berkisar antara 0,273- 0,636.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By