Pra Rancangan Pabrik Biodiesel Dari Minyak Jarak Pagar Dan Methanol Dengan Proses Transesterifikasi Kapasitas 25.000 Ton/Tahun
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia meningkat setiap tahun. Peningkatan kebutuhan tersebut diikuti oleh penurunan produksi dari BBM. Menurut Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, pada tahun 2025 penggunaan dari energi fosil tidak lebih dari 20%. Energi alternatif yang dapat di daur ulang (Renewable Energy) menjadi solusi terhadap menipisnya minyak bumi, biodiesel merupakan salah satu nya. Biodiesel merupakan minyak yang berasal dari bahan-bahan alam seperti minyak nabati, lemak hewani, dan tumbuhan non pangan. Biodiesel menghasilkan residu ramah lingkungan yang dapat mengurangi carbon footprint. Biodiesel dibuat dari berbagai jenis biji – bijian yang mengandung asam lemak dan trigliserida seperti biji bunga matahari, biji bunga safflower, biji bunga kanola, dan jarak. Penggunaan jarak pagar di perancangan pabrik didasarkan atas beberapa pertimbangan yaitu, ketersediaan di Indonesia, harga dari material, dan hasil yang diperoleh dari reaksi. Minyak jarak pagar (Jathropa curcas L) merupakan salah satu minyak nabati yang dapat menghasilkan biodiesel dengan proses transesterifikasi. Pabrik biodiesel dari minyak jarak pagar dengan kapasitas 25.000 ton/tahun direncanakan akan dibangun di daerah Bojonegoro, Jawa Timur dengan menggunakan bahan baku minyak jarak pagar sebanyak 27187.3332 ton/tahun dan methanol sebanyak 5256.5270 ton/tahun. Perhitungan evaluasi ekonomi pabrik menghasilkan Break Event Point (BEP) sebesar = 50,57% dan Shut Down Point (SDP) sebesar = 23.36%. Dengan data-data yang diberikan tersebut, pendirian pabrik biodiesel dari minyak jarak pagar kapasitas 25.000 ton/tahun menarik untuk dikaji lebih lanjut. Guna menunjang kebutuhan biodiesel di Indonesia.