<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

ORGANISASI SPASIAL PADA PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN DI RUSUNAWA PULOGEBANG, JAKARTA TIMUR

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pembangunan rumah susun merupakan langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam usaha relokasi untuk memindahkan warga dari rumah tapak ke rumah susun serta pengembangan kehidupan yang layak bagi warga DKI Jakarta. Perbedaan asal tersebut merupakan dampak dari relokasi yang mengakibatkan adanya perbedaan motivasi antar individu atau kelompok dalam berkegiatan sehingga satu ruang dan ruang lainnya memiliki makna yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengembangan yang terjadi pada Rusunawa Pulogebang sebagai hasil dari adaptasi yang dilakukan oleh penghuni yang menempati hunian barunya dengan pendekatan pembagian ruang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode obervasi lapang, in-depth interview dengan metode penetapan informan dengan cara mewawancarai gate keeper terlebih dahulu, triangulasi sebagai upaya untuk memvalidasi jawaban informan melalui kajian pustaka, hasil observasi lapangan, dan jawaban informan lain mengenai topik yang sama. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa pengembangan pada kawasan permukiman rusunawa haruslah didukung pada seluruh pihak. Pihak pengelola membuat suatu fasilitas penghuni, namun fasilitas dapat dikatakan berhasil jika digunakan semaksimal oleh penghuni itu sendiri, sedangkan penghuni mampu membuat ekosistem kehidupan yang baik jika didukung oleh fasilitas yang mendukung. Penghuni tidak dapat beraktivitas jika tidak didukung oleh fasilitas yang disediakan oleh pengelola. Maka dari itu posisi pengembangan suatu rusunawa haruslah dilihat dari 2 sudut pandang, yaitu dari segi pengelola (regulator) dan segi penghuni.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By