<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Keterlibatan Orangtua dalam Pendidikan Anak Ditinjau dari Motivational Belief, Persepsi pada Invitation for Involvement dan Life Context

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh motivational belief, persepsi pada invitation forinvolvement dan life contextterhadap keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh motivational belief, persepsi pada invitation forinvolvement dan life context terhadap keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak. Lebih lanjut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan positifantara motivational belief dengan keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak, apakah ada hubungan positif antara persepsi pada invitation for involvement dengan keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak dan apakah ada hubungan positifantara lifecontextdengan keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak. Orangtua yang dijadikan subjek dalam penelitian ini adalah bapak atau ibu saja dari setiap data siswa yang diperoleh. Sebanyak 112 orangtua, terdiri dari 46 orang ibu maupun 66 orang bapak, memiliki minimal satu orang anak yang masih bersekolah di kelas VI SD, memiliki status sosial ekonomi yang bervariasi, terlibat dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan kuisioner hasil adaptasi dan modifikasi Parent Questionnaire yang dikembangkan oleh Hoover-Dempsey dan Sandler (2005). Kuisioner yang digunakan terdiri atas bagian pernyataan, biodata serta empat buah skala pengukuran, yaitu: Skala Keterlibatan Orangtua dalam Pendidikan Anak, Skala Motivational beliefs, Skala Persepsi pada Invitation for Involvement dan Skala Life Context. Hasil analisis data penelitian dengan komputer menggunakan program SPSS 12.0 for Windows, menunjukkan koefisien korelasi secara umum (R) sebesar 0.893 dengan koefisien detrminasi (R Square) sebesar 0.704. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis dapat diterima. Lebih lanjut ditemukan korelasi product moment Pearson sebesar 0.711 dengan p = 0.000 (p<0.05) pada uji satu ekor. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Korelasi product moment Pearson menunjukkan koefisien sebesar 0.744 dengan p = 0.000 (p<0.05) pada uji satu ekor. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis dapat diterima. Korelasi product moment Pearson menunjukkan koefisien sebesar 0.801 dengan p = 0.000 (p<0.05) pada uji satu ekor. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis dapat diterima.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By