<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ekspor Minyak Kelapa Sawit Indonesia ke Belanda kurun waktu (1986 - 2003)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pada penelitian ini mengenai Ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke Belanda, yang dilihat dari permintaan Belanda akan minyak kelapa sawit. Penelitian ini mempunyai tujuan dari penelitian ini adalah l)Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh harga minyak kelapa sawit dipasar London terhadap ekspor minyak kelapa sawit ke Belanda.2)Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh GDP riil Belanda terhadap ekspor minyak kelapa sawit ke Belanda. 3)Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kurs Dollar terhadap rupiah terhadap ekspor minyak kelapa sawit ke Belanda. 4)Menganalisis pengaruh secara bersama-sama harga minyak kelapa sawit dipasar London, GDP riil Belanda, dan nilai kurs rupiah terhadap dollar terhadap ekspor minyak kelapa sawit ke Belanda. Alat analisis yang digunakan adalah regresi. Pemilihan model regresi ini menggunakan model pengujiaan MWD (Mackinnon, White and Davidson) yang bertujuan untuk menentukan apakah model yang akan digunakan berbentuk linier atau log linier. Dan dalam hal ini regresi yang digunakan baik berbentuk linier ataupun log linier dapat digunakan, tetapi bentuk log linier lebih bagus sehingga peneliti menggunakan bentuk log linier. Dari penelitian ini hasil yang diperoleh adalah Berdasarkan pengujian serempak variabel Independen secara bersama-sama mampu mempengaruhi variabel dependen artinya harga minyak kelapa sawit di pasar London, gross domestic product ( GDP ) riil Belanda, kurs Dollar terhadap rupiah secara serempak mempunyai pengaruh terhadap ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke Belanda. Pengujian secara individual dapat disimpulkan sebagai berikut: 1)Variabel harga minyak kelapa sawit dunia secara statistik negatif dan sigmfikan terhadap ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke Belanda sesuai dengan hipotesa awal. 2)GDP riil Belanda berpengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke Belanda berarti sesuai dengan hipotesa awal.3) Variabel kurs Dollar terhadap rupiah hasil uji statistik yang dilakukan berbeda dengan hipotesa sebelumnya. Tidak signifikarmya nilai kurs rupiah terhadap ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke Belanda lebih disebabkab karena nilai kurs bukan faktor penentu bagi Belanda untuk mengimpor minyak kelapa sawit. Hasil uji asumsi klasik terdapat model regresi menunjukan tidak adanya gejala multikolinieritas, hetroskedastisitas, dan autokorelasi. Berdasarkan kesimpulan-kesimpulan tersebut diatas, dapat dikemukakan implikasi serta saransaran sebagai berikut: l)Dalam usaha meningkatkan ekspor maka pemerintah Indonesia perlu menetapkan kebijakan yang tepat dalam upayanya menjaga dan mengangkat harga-harga komoditi ekspor di pasar Internasional. Pengendalian harga dapat dengan cara menjaga kestabilan tingkat harga dalam negeri. Dan sesuai dengan variabel-variabel pada penelitian ini dan hasil-hasilnya dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambil keputusan untuk perdagangan internasional yang sesuai dengan tema penelitian ini.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By