<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

UJI MUKOLITIK EKSTRAK n-HEKSAN DAN ETANOL DAUN KUMIS KUCING (Orthosiphon stamineus Benth) DAN IDENTIFIKASI GOLONGAN SENYAWA AKTIFNYA

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Daun O. stamineus memiliki berbagai khasiat obat penyembuh aneka jenis penyakit, salah satunya digunakan sebagai obat penyakit saluran pernafasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas mukolitik dari ekstrak O. stamineus beserta hasil partisi dan fraksinasinya dalam mengencerkan mukus usus sapi. Penelitian dilakukan dengan cara menguji : (a) Ekstrak n-heksan dan ekstrak etanol O. stamineus dalam 3 seri kadar yaitu 1,0 ; 2,5 dan 5,0 %. (b) Hasil partisi ekstrak n-heksan (larut dan tidak larut metanol) dengan 2 seri kadar yaitu 0,50 dan 0,25 %. (c) Hasil fraksi kolom ekstrak n-heksan dengan 2 seri kadar yaitu 0,25 dan 0,10 % dalam mengencerkan mukosa usus sapi secara in-vitro terhadap kontrol positif (asetilsistein) dan kontrol negatif (mukus ditambah larutan dapar dan tween 1,0 %). Data yang didapat dianalisis menggunakan uji statistik Univariate Analysis of Variance dengan taraf kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak nheksan dan etanol dengan kadar 1,0 ; 2,5 dan 5,0 % memiliki aktivitas mukolitik, dimana ekstrak n-heksan 1,0 % memiliki aktivitas yang hampir setara dengan asetilsistein 5,0% dalam menurunkan viskositas mukus (p<0,05). Hasil partisi ekstrak n-heksan larut metanol lebih efektif sebagai mukolitik. Pada hasil fraksinasi kolom (VLC), fraksi II 0,25 % memiliki aktivitas mukolitik yang lebih baik daripada kontrol positifhya (asetilsistein 0,10 %). Fraksi II mengandung senyawagolongan terpenoid.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By